Bagaimana STAIQ Merespon Dampak Covid 19

Wabah Covid 19 masih menjadi masalah besar di hampir seluruh negara termasuk negara kita Indonesia. Pemerintah juga telah mengambil langkah salah satunya dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar dampak dari wabah virus Corona bisa cepat selesai dan situasi normal kembali.

Dr. Nurhadi Ketua STAI Al- Qudwah  menjelaskan terkait masalah yang dialami PTAI pada masa pandemi ini, pemerintah harus hadir dan support salah satunya dalam jaring pengaman sosial di cluster pendidikan.

“Pemerinta Daerah juga harus peduli dengan masalah yang ada di sektor pendidikan ” ujar Dr. Nurhadi.

Ketua STAI Al- Qudwah ini juga menghimbau dalam masa pandemi Covid 19 ini agar pemerintah mempunyai peranan yang signifikan terhadap penanggulangan sektor pendidikan, dan dia juga mengajak agar alumni-alumni yang sudah mapan agar bisa membantu almamaternya. Dia juga menjelaskan bahwa perlu adanya optimalisasi CSR BUMN dan Perusahan besar untuk bisa bertanggung jawab terhadap SDM di Indonesia.Hampir semua sektor terkena dampak dari wabah virus corona ini. Salah satunya adalah di sektor pendidikan karena hampir 80 persen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dialamnya ada lah PTAI terkena dampak dari wabah Covid 19 ini.

“Dalam kondisi seperti ini orang kreatif adalah orang yang akan bisa mendapatkan kompetitif , bisa mendapatkan keunggulan. Dimana semua itu bisa menjadikan kita semua leader di bidangnya masing-masing.” pungkas Dr. Nurhadi.

manajemen STAIQ meminta seluruh dosen menyiapkan konten pembelajaran dari berbagai sumber melalui sistem manajemen pembelajaran yang  sudah biasa digunakan oleh dosen dan mahasiswa.

Dosen melaksanakan KBM berbasis konten dari rekaman video yang bisa diunggah ke Youtube yang bersifat tunda atau tidak langsung, dikombinasikan dengan komunikasi melalui e-mail, grup media sosial, forum diskusi online, website, dan bentuk lain sesuai dengan rujukan dosen.

Selain itu, kegiatan bimbingan, konsultasi, dan ujian (skripsi dan sejenisnya) dilakukan melalui daring dan menggunakan sistem dan aplikasi yang telah disediakan. “Kegiatan ujian dan pendadaran dengan peserta terbatas dapat dilakukan di ruang ujian.